+86-13136391696

Berita Industri

Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana desain cetakan casting die aluminium berkontribusi untuk meminimalkan cacat seperti porositas, penutup dingin, atau misrun dalam produk akhir?

Bagaimana desain cetakan casting die aluminium berkontribusi untuk meminimalkan cacat seperti porositas, penutup dingin, atau misrun dalam produk akhir?

Desain Sistem Gating: Sistem gating dalam cetakan mengontrol bagaimana aluminium cair memasuki rongga. Dengan mengoptimalkan desain gerbang, produsen dapat mengatur aliran logam cair untuk mencegah masalah seperti jebakan udara, yang menyebabkan porositas. Sistem gating yang dirancang dengan baik membantu mencapai aliran logam yang halus dan terkontrol ke dalam rongga, memastikan bahwa seluruh rongga diisi secara seragam. Ukuran gerbang yang tepat, lokasi, dan jumlah gerbang mencegah logam masuk terlalu cepat atau dengan terlalu banyak kekuatan, mengurangi kemungkinan penutupan dingin (di mana logam mendingin sebelum mengisi sepenuhnya cetakan) dan misrun (pengisian tidak lengkap).

Ventilasi dan Escape Air: Ventilasi adalah fitur desain kritis yang memungkinkan udara dan gas yang terperangkap dalam cetakan untuk melarikan diri selama proses pengecoran. Jika gas terperangkap di dalam cetakan, mereka dapat menyebabkan kantong udara atau gelembung, yang mengarah ke porositas dalam produk akhir. Ventilasi yang tepat memastikan bahwa udara dapat melarikan diri tanpa mempengaruhi kualitas casting. Ini juga membantu menghindari penumpukan tekanan, yang dapat mengganggu aliran logam cair yang halus dan mengakibatkan misrun. Ventilasi yang efektif memastikan bahwa cetakan terisi sepenuhnya, tanpa gangguan atau ketidakkonsistenan karena jebakan gas.

Desain Sistem Pelari dan Umpan: Desain Sistem Pelari dan Pakan mengarahkan aliran logam cair dari gerbang ke rongga cetakan. Sistem yang dirancang dengan hati -hati memastikan bahwa logam mengalir secara merata di seluruh cetakan, mencegah pengisian yang tidak merata, yang merupakan penyebab umum dari penutup dan misrun dingin. Dengan memiliki pelari dan riser yang ditempatkan secara strategis, logam cair dapat mengalir secara konsisten ke semua bagian cetakan, mengurangi kemungkinan area yang memperkuat sebelum waktunya (cold shuts) atau gagal mengisi sepenuhnya (misruns). Desain juga harus menjelaskan volume dan suhu logam untuk memastikan bahwa ia mencapai semua area sebelum pendinginan.

Kontrol suhu jamur: Manajemen suhu sangat penting untuk proses casting die aluminium. Jika cetakan terlalu panas atau terlalu dingin, itu dapat mempengaruhi laju pemadatan logam cair. Cetakan dengan saluran pendingin terintegrasi atau fitur kontrol suhu yang tepat memungkinkan produsen untuk mempertahankan kondisi optimal di seluruh proses casting. Kontrol suhu yang tepat memastikan aluminium mengisi cetakan pada tingkat yang tepat, mengurangi risiko penutupan dingin, di mana logam mengeras sebelum waktunya, dan mencegah porositas yang dapat terjadi akibat pendinginan yang tidak konsisten. Suhu yang konsisten memastikan logam mengalir secara merata ke semua bagian rongga dan memperkuat dengan cara yang terkontrol.

Pemilihan bahan cetakan: Bahan cetakan itu sendiri memiliki dampak yang signifikan pada proses pengecoran. Bahan cetakan berkualitas tinggi yang stabil secara termal dan tahan terhadap keausan dan siklus termal memastikan bahwa cetakan mempertahankan bentuk dan integritasnya selama beberapa siklus casting. Cetakan yang rentan terhadap warping atau retak di bawah suhu tinggi dari proses casting dapat menyebabkan cacat seperti misruns atau pendinginan yang tidak tepat. Memilih bahan cetakan dengan konduktivitas termal yang sangat baik juga dapat membantu mengendalikan suhu, mengurangi risiko cacat seperti penutup dingin atau hot spot, yang dapat menyebabkan porositas atau masalah struktural lainnya dalam produk akhir.

Desain garis perpisahan: Garis perpisahan adalah di mana dua bagian dari cetakan bertemu, dan desainnya harus tepat. Garis perpisahan yang dirancang dengan tidak tepat dapat menyebabkan misalignment dari cetakan, yang mengakibatkan cacat seperti penutup dingin, misruns, dan dimensi yang tidak akurat. Garis perpisahan harus dirancang untuk memastikan bahwa logam cair mengisi rongga cetakan tanpa gangguan. Garis perpisahan harus halus dan bebas dari sudut tajam atau permukaan yang tidak rata yang dapat menghalangi aliran logam cair. Penyelarasan yang tepat dari bagian cetakan memastikan pengisian yang seragam, mengurangi risiko cacat dimensi, dan meningkatkan kualitas casting akhir.

Cetakan casting aluminium die